Terminologi Dasar Terkait Aktivitas Pengembangan Website
Nama : Ahmad Sauban
NIM : 11190251000022
1. Markup Language
Markup language adalah sebuah bahasa komputer. Bahasa ini menggunakan tags atau tanda. Tanda-tanda ini akan dibaca oleh komputer, dan diterjemahkan menjadi tampilan website yang kita lihat sehari-hari. Dalam bahasa Indonesia, markup language adalah istilah yang kadang diterjemahkan menjadi bahasa markah. Fungsi dari markup language adalah membuat suatu situs atau website.
Cara Kerja
Misalnya, kamu sedang mengakses suatu website. Website ini merupakan suatu dokumen berupa informasi yang ditulis dalam markup language, suatu aturan baku. Dokumen ini dikirim oleh server kepada komputer yang kamu gunakan, lalu diterjemahkan sesuai dengan tags tadi ke tampilan website biasanya. Lalu dengan adanya aturan baku, dokumen yang dikirim dari server website saat kamu mengaksesnya akan sama persis dengan tampilan website seharusnya. Oleh karena itu, sudah ada aturan berupa tags yang tak bisa lagi diganggu gugat. Server dan komputermu memiliki pemahaman yang sama untuk menerjemahkan tanda-tanda yang sudah tertulis di dokumen markup language tadi.
2. Programing Language
Programing Language (Bahasa Pemrograman) adalah kumpulan aturan yang disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengguna computer membuat program yang dapat dijalankan dengan aturan tersebut. Bahasa pemrograman dapat dikelompokkan dalam berbagai macam sudut pandang. Salah satu pengelompokan bahasa pemrograman adalah pendekatan dari notasi bahasa pemrograman tersebut, apakah lebih dekat ke bahasa mesin atau ke bahasa manusia. Dengan cara ini, bahasa pemrograman dapat di kelompokkan menjadi 2 yakni bahasa tingkat rendah (low-level languages) dan bahasa tingkat tinggi (high-level languages).Namun sekarang tingkatan bahasa pemrograman menjadi 4 yakni Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C) High Level Language (seperti Pascal dan Basic) Middle Level Language (seperti bahasa C), dan Low Level Language (seperti bahasa Assembly).
Fungsi bahasa pemrograman yaitu memerintah komputer untuk mengolah data sesuai dengan alur berpikir yang kita inginkan. Keluaran dari bahasa pemrograman tersebut berupa program/aplikasi. Contoh dari Bahasa Pemrograman adalah Bahasa C/C++, Java, PHP, Python, Pascal, Visual Basic, dll.
3. CSS
Cascading Style Sheet merupakan kepanjangan dari CSS. Penggunaan CSSmembuat pemrograman Web menjadi lebih mudah karena kita dapat melakukan penyeragaman format terhadap elemen-elemen yang sama dalam situs dengan cepat. Saat ini hampir semua situs berbasis HTML menggunakan CSS untuk meningkatkan keluwesan tampilan. CSS dapat disimpan dalam file terpisah dengan ekstensi .css, dan setiap perubahan yang dilakukan pada file tersebut akan mempengaruhi seluruh dokumen HTML yang terkait padanya. Dengan demikian, waktu untuk melakukan perubahan terhadap situs dengan jumlah halaman yang banyak dapat dikurangi berkat bantuan CSS.
Cara kerja
CSS menggunakan bahasa Inggris sederhana berbasis syntax yang dilengkapi dengan sekumpulan rule yang mengaturnya. HTML tidak dibuat untuk menerapkan elemen style, hanya markup halaman saja. HTML dirancang semata-mata untuk mendeskripsikan konten. Sebagai contoh: <p>This is a paragraph.</p>.
Untuk style paragraf, sruktur syntax CSS cukup sederhana. Struktur ini memiliki selector dan declaration block. Pilih elemen yang diinginkan, kemudian deklarasi (declare) yang harus Anda lakukan terhadap elemen tersebut.Ada berbagai rule yang harus diingat. Meskipun demikian, rule struktur cukup simpel dan sederhana.
Selector mengarah ke elemen HTML yang ingin Anda ubah tampilannya. Declaration block memuat satu atau lebih banyak deklarasi (declaration) yang dipisahkan dengan tanda titik koma. Setiap deklarasi menyertakan nama dan value dari properti CSS, yang dipisahkan dengan tanda koma. Umumnya deklarasi CSS diakhiri dengan tanda titik koma, sedangkan declaration block dikelilingi oleh tanda kurung kurawal.
4. HTML (Hyper Text Markup Language)
HTML yang merupakan singkatan dari Hyper Text Markup Language adalah serangkaian kode program yang merupakan dasar dari representasi visual sebuah halaman Web. Didalamnya berisi kumpulan informasi yang disimpan dalam tag-tag tertentu, dimana tag-tag tersebut digunakan untuk melakukan format terhadap informasi yang dimaksud.
Cara kerja
Cara kerja HTML pada browser - Dokumen HTML merupakan file yang diakhiri dengan ekstensi .html ataupun .htm. Ekstensi file tersebut dapat kita lihat menggunakan web browser apapun (Misalnya dengan Google Chrome, Mozila Firefox, Safari dan lainlain). Browser tersebut membaca file HTML dan melakukan render terhadap kontennya sehingga pengguna internet dapat melihat dan membacanya.
5. JavaScript
Java Script adalah kode-kode program kecil yang dapat digunakan untuk membuat halaman web terlihat lebih dinamis. Dengan menggunakan Java Script kita dapat menambahkan beberapa fitur yang dapat membuat tampilan lebih menarik serta dapat juga membatasi aksi dari pengguna. Dengan Java Script, navigasi menu yang lebih canggih serta efek grafis sederhana dapat dilakukan.
Cara kerja
Javascript ini sifatnya client-side. Maksudnya, semua proses yang dilakukan oleh javascript ini akan dilakukan oleh client (pengunjung web). Kalau yang lainnya itu server-side, proses-nya di-run oleh server. Si client hanya mengirim request dan request-nya diproses di server yang kemudian hasilnya dikirimkan kembali ke client melalui peramban web.
6. PHP
PHP dalah bahasa scripting server-side, Bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan situs web statis atau situs web dinamis atau aplikasi Web. PHP singkatan dari Hypertext Pre-processor, yang sebelumnya disebut Personal Home Pages.
Script sendiri merupakan sekumpulan instruksi pemrograman yang ditafsirkan pada saat runtime. Sedangkan Bahasa scripting adalah bahasa yang menafsirkan skrip saat runtime. Dan biasanya tertanam ke dalam lingkungan perangkat lunak lain.
Karena php merupakan scripting server-side maka jenis bahasa pemrograman ini nantinya script/program tersebut akan dijalankan/diproses oleh server. Berbeda dengan javascript yang client-side.
Cara kerja
Konsep kerja PHP diawali dengan permintaan suatu halaman web (file.php) oleh browser atau klien. Kemudian berdasarkan alamat di Internet (URL), browser mendapatkan alamat dari web server, yang akan mengidentifikasi halaman yang diminta, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan oleh web server.
Selanjutnya, ketika file PHP yang diminta didapatkan oleh web server, isinya segera dikirimkan ke mesin PHP untuk diproses dan memberikan hasilnya (berupa kode HTML) ke web server, lalu menyampaikannya ke klien
7. Server
Server atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut peladen merupakan suatu sistem komputer yang memiliki layanan khusus berupa penyimpanan data. Data yang disimpan melalui server berupa informasi dan beragam jenis dokumen yang kompleks. Layanan tersebut ditujukan khusus untuk client yang berkebutuhan dalam menyediakan informasi untuk pengguna atau pengunjungnya.
Server berperan penting dalam menyediakan layanan akses lebih cepat untuk mengirim atau menerima data maupun informasi yang tersedia pada server. Dalam bentuk fisiknya, server berwujud jaringan komputer dan memiliki ukuran yang sangat besar dengan beberapa komponen pendukung prosesor dan RAM yang berkapasitas besar.
Cara kerja
Secara sederhana, server bekerja atas permintaan dari sebuah klien. Misalnya saja untuk kasus web server, ketika Anda mengetikkan suatu alamat website menggunakan browser, maka artinya komputer Anda sedang bertindak sebagai klien yang meminta informasi kepada web server. Web server tersebut kemudian mengirimkan isi website ke komputer Anda, sehingga Anda pun dapat mengakses isi website tersebut.
Untuk kasus lainnya, seperti server FTP, mungkin agak sedikit berbeda. Pada server FTP, Anda dapat mengunggah sebuah dokumen atau data menuju server FTP, sehingga dapat disimpan dalam server tersebut. Sebagai klien, Anda berhak untuk menyimpan data Anda di server FTP. Nantinya, jika ada orang lain yang tergabung dalam jaringan server tersebut dan ingin mengunduh data atau dokumen Anda, maka server FTP akan menyediakan koneksi untuk klien lain tersebut.
Secara umum, semua jenis server bekerja dengan menjalankan fungsi-fungsi yang telah disebutkan sebelumnya, mulai dari melayani permintaan data dari klien hingga memberikan perlindungan pada komputer klien. Hanya saja, untuk jenis server yang berbeda, hal yang dilayani pun berbeda.
Sebuah perangkat komputer yang dijadikan server biasanya dirancang sedikit berbeda dari komputer – komputer klient. Dalam hal spesifikasi perangkat dan juga dalam hal sistem operasi misalnya, spesifikasi perangkat komputer yang digunakan sebagai server harus dibuat tinggi (karena harus menangani lalu lintas data yang cukup besar), sedangkan sistem operasinya harus menggunakan sistem operasi khusus server seperti Windows Server atau pun Linux Ubuntu Server / Linuxt Mint Server.
8. Web Server
Web server adalah sebuah jaringan komputer yang melayani khusus permintaan HTTP dan HTTPS. Web server menerima kode sedemikian rupa dari browser, lalu mengirimnya kembali dalam bentuk laman web. Laman web tersebut dikirim oleh web server dalam bentuk dokumen HTML dan CSS yang kemudian diproses oleh browser menjadi laman-laman web yang menarik dan mudah dibaca oleh pengguna.
Melalui penjelasan dari paragraf diatas, web server memiliki fungsi utama mengirim berkas yang diminta oleh pengguna sebelumnya melalui browser dengan protokol khusus. Sehingga pengguna dapat mengakses berupa teks, gambar, video, dan sebagainya melalui browser.
Saat ini web server tidak sekedar berperan mempublikasikan WWW (World Wide Web) saja. Terdapat berbagai perangkat keras yang sudah dapat diakses melalui HTTP dengan tujuan untuk meninjau manajemen pekerjaan. Perangkat keras tersebut seperti printer, kamera, dan router web.
Cara kerja
Secara sederhana tugas web server ialah menerima permintaan yang berasal dari klien kemudian mengirimkannya kembali dalam bentuk berkas kepada si klien tersebut. Perangkat lunak pada web server terdapat di komputer server dimana merupakan tempat menyimpan data-data website. Disamping itu, komputer server membutuhkan akses internet agar tetap terhubung sehingga dapat diakses oleh klien.
Ketika klien atau browser melakukan permintaan data kepada web server maka permintaan data tersebut akan dikemas pada TCP kemudian akan dikirimkan ke alamat yang dibutuhkan yaitu HTTP atau HTTPS untuk ditampilkan kembali pada browser. Lain hal nya jika data yang diminta tersebut tidak dapat ditemukan pada web server maka secara otomatis web server akan menolak adanya permintaan tersebut dengan menampilkan notifikasi Page Not Found atau Error 404.
9. Database
Basis Data (database) adalah kumpulan data yang diorganisasikan agar informasi yang terkandung didalamnya dapat dengan mudah diakses, dikelola serta diperbaharui. Basis data digunakan untuk menyimpan, memanipulasi dan mengambil data hampir semua tipe perusahaan termasuk bisnis, pendidikan, rumah sakit, pemerintahan dan perpustakaan.
Dalam implementasi basis data, dikenal istilah query yaitu pencarian informasi tertentu yang spesifik. Bahasa query yang paling umum digunakan adalah SQL. SQL membangun dirinya sebagai bahasa relational-database standar. Ada beberapa versi SQL. Yang asli dibuat oleh IBM dan awalnya dikenal dengan nama Sequel. Bahasa Sequel telah mengalami perkembangan dan namanya pun kemudian diubah menjadi Structured Query Language. Pada tahun 1986, ANSI (American National Standards Institute) dan ISO (International Standars Organization)mempublikasikan SQL standar, yaitu SQL 86. Pada tahun-tahun berikutnya peningkatan terhadap SQL dilakukan hingga mencapai versi terbaru yaitu SQL 2000.
10. Dynamic Websaite
Website Dinamis (Dynamic Website) adalah jenis halaman web yang disusun oleh konten dan layout yang kaya akan informasi didalamnya. Dinamakan website Dinamis karena kontennya dapat berubah-ubah. Dengan kata lain, adanya program yang berjalan untuk mengatur perubahan data yang ditampilkan dalam website Dinamis tersebut. Halaman web yang dibuat dengan menggunakan bahasa server seperti PHP, Perl, ASP, ASP.NET, JSP, ColdFusion dan bahasa yang lainnya. Jenis website Dinamis ini sangat cocok untuk website E-Commerce yang membutuhkan update data secara terus menerus. Dalam pemeliharaan website Dinamis pun lebih mudah daripada Website Statis karena dapat menggunakan Content Management System (CMS).
11. Static Website
Website Statis (Static Website) adalah sebuah website yang kontennya statis / tidak berubah-ubah. Sekali dibuat dan online di Internet, pada umumnya website tersebut tidak dapat diubah kecuali diubah secara manual melalui pengubahan bahasa pemograman website tersebut. Oleh karena itu, terjadinya interaksi pun jarang sekali, sehingga dapat dikatakan seperti brosur online karena informasi yang diberikan juga terbatas.
12. Native Website Metadata
Native Website Metadata adalah aplikasi yang dibangun dengan bahasa pemrograman yang spesifik untuk platform tertentu. Contoh populernya yakni penggunaan bahasa pemrograman Objective-C atau Swift untuk platform iOS (Apple). Adapun platform Android yang menggunakan bahasa pemrograman Java.
Membangun aplikasi native harus menyediakan pengalaman produk yang optimal pada perangkat mobile. Meskipun begitu, budget yang tinggi dibutuhkan untuk membangun aplikasi cross platform yang mampu mempertahankan aplikasi native tetap update.
13. Open Graph Metadata
Open Graph Meta Tag atau OG Tags merupakan sebuah tag html khusus yang bertujuan agar social media mengenali sebuah page di website. Mirip seperti Meta Title dan Meta Description, namun Title dan Description ditujukan untuk search engine, meskipun secara default, social media juga meng-crawl tag ini untuk menampilkan di sosmed tersebut (jika OG Tag tidak ada).
OG Meta Tag ini berfungsi untuk membuat previewcustom yang menarik agar audience kita di social media tertarik untuk mengkliknya. Tag ini dapat menambah CTR dari social media.
14. User Interface
User interface adalah bagian visual dari website, aplikasi software atau device hardware yang memastikan bagaimana seorang user berinteraksi dengan aplikasi atau website tersebut serta bagaimana informasi ditampilan di layarnya. User interface sendiri menggabungkan konsep desain visual, desain interasi, dan infrastruktur informasi. Tujuan dari user interface adalah untuk meningkatkan usability dan tentunya user experience.
15. User Experience
User Experience adalah bagaimana seorang pengguna internet mengakses website, suatu pengalaman yang mereka dapatkan dari website tersebut. Ontoh User Experience adalah mengeksplorasi semua fitur website yang ada, melihat tampilan website-nya, dan melakukan prosedur hingga berhasil transaksi produk/jasa. User Experience ini juga biasa disebut dengan singkatan UX yang dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pengalaman pengguna.
16. Fronted Language for Website Development
Front-End adalah sebuah bagian dari website yang menyuguhkan tampilan kepada user. Bagian ini dibangun menggunakan HTTP (HyperText Markup Language), CSS (Cascading Style Sheets), dan JavaScript sehingga sebuah URL bisa berfungsi dan menampilkan website yang baik.
17. Backend Language for Website Development
Bagian belakang layar dari sebuah website disebut dengan back-end. Back-end development mempunyai bahasa pemograman, antara lain PHP, Ruby, Python, dan sebagainya. Bahasa pemrograman back-end bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh JavaScript.
Pada aplikasi web yang kompleks merupakan contoh dari sistem manajemen konten yang dibangun melalui back-end programming. Anda akan belajar menemukan solusi terbaik dalam berbagai masalah saat Anda belajar coding. Pun terkadang back-end programming merupakan bagian dari solusi tersebut.
18. API
API adalah sekumpulan instruksi program dan protokol yang digunakan untuk membangun aplikasi perangkat lunak. API berperan sebagai pembawa pesan yang menerima permintaan pengguna dan memberitahu sistem apa yang harus dilakukan, lalu memberikan respons yang sesuai untuk permintaan tersebut.
19. CMS (Content Management System)
CMS (Content Management System) atau dalam bahasa indonesia disebut dengan sistem manajemen konten adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web.
Biasanya CMS terdiri dari 2 elemen yaitu :
1. CMA (Content Management Application)
2. CDA (content delivery application)
CMA digunakan untuk mengelola konten dengan mudah, dan biasanya tidak diperlukan pengetahuan khusus dalam bahasa pemrograman web seperti HTML, CSS, Javascript, dan PHP. sedangkan CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut.
CMS pada umumnya memiliki 2 tampilan , pertama tampilan admin yang berfungsi untuk mengubah tampilan web, memposting artikel atau konten dan juga untuk menghubungkan ke database. selain tampilan admin ada juga tampilan user atau front, yang tampil saat diakses public.
Kecanggihan dan fitur masing-masing CMS bergantung pada CMS yang digunakan. Penggunaan sistem hirarki pengguna yang diterapkan CMS dalam hak aksesnyapun sangat bervariasi sesuai CMS masing-masing. Mulai dari level akses user anggota yang hanya dapat mengirimkan data tertentu berupa komentar, kemudian editor yang dapat mengirimkan suatu artikel/berita (untuk CMS yang menyediakan fasilitas ini), hingga level administrator yang dapat melakukan semua fitur yang ada.
CMS yang sering digunakan :
1. Drupal
2. Joomla
3. WordPress
4. Plone
5. Vbulletin
6. Moodle
7. MediaWiki
8. Opencart
9. PrestaShop
20. Algoritma
Secara umum, pengertian algoritma adalah suatu urutan dari beberapa langkah logis dan sistematis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tertentu.
Pendapat lain mengatakan definisi algoritma adalah proses atau serangkaian aturan yang harus diikuti dalam perhitungan atau operasi pemecahan masalah lainnya, terutama oleh komputer.
Dengan kata lain, semua susunan logis yang diurutkan berdasarkan sistematika tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah dapat disebut dengan algoritma.
Biasanya algoritma digunakan untuk melakukan penghitungan, penalaran otomatis, serta mengolah data pada komputer dengan menggunakan software.
Dalam algoritma terdapat rangkaian terbatas dari beberapa intruksi untuk menghitung suatu fungsi yang jika dieksekusi dan diproses akan menghasilkan output, lalu berhenti pada kondisi akhir yang sudah ditentukan.
Berikut ini tiga bentuk dasar algoritma:
1. Algoritma Sekuensial (Sequence Algorithm); yaitu sebuah perintah yang dapat tersusun dengan sistematis dan berurutan yang nantinya muncul beberapa instruksi.
2. Algoritma Perulangan (Looping Algorithm); yaitu sebuah perintah yang dapat digunakan untuk mengulang beberapa banyak perintah dengan memperhitungkan syarat-syarat tertentu.
3. Algoritma Percabangan atau Bersyarat (Conditional Algorithm); yaitu suatu perintah yang dapat digunakan untuk memilih salah satu dari beberapa pilihan yang ada.
21. Sistem Operasi
Sistem Operasi atau biasa disingkat OS adalah system software yang melakukan kontrol manajemen perangkat keras dan fungsi dasar sistem di dalam komputer. OS juga bekerja untuk menjalankan perangkat lunak seperti aplikasi atau program yang terinstal di dalamnya. Melalui sistem operasi, sebuah komputer bisa dijalankan oleh manusia.
Secara umum, sistem operasi adalah software pertama yang diinstal pada memori komputer setelah proses booting. Sementara program atau aplikasi lainnya baru bisa diinstal jika sistem operasi sudah terpasang. Layanan inti sebuah OS adalah memberi tampilan antar muka pengguna (user interface), memberikan akses ke disk, manajemen ruang penyimpanan serta penjadwalan tugas. Tanpa adanya sistem operasi, sebuah komputer hanya akan menyala tanpa bisa diberi perintah yang beragam. Misalnya Anda membeli sebuah laptop yang belum diinstal OS, hal yang bisa Anda lakukan hanyalah menghidupkan dan mematikan laptop saja.
22. Web Application Firewall
Web application firewall atau juga dikenal dengan istilah WAF merupakan aplikasi firewall untuk aplikasi HTTP. Pada dasarnya web application firewall merupakan gatekeeper untuk sebuah website. WAF dapat melindungi situs website dan web application Anda dari cyber attack seperti cross-site-scripting (XSS), cross-site forgery, SQL injection, DDoS, dan lain-lain.
Sistem WAF akan memantau dan memfilter lalu lintas yang masuk ke web application Anda. Web application firewall akan menganalisis permintaan GET dan POST yang dikirim melalui HTTP dan HTTPS kemudian menerapkan aturan firewall yang dikonfigurasi untuk mengidentifikasi lalu lintas. WAF kemudian akan memblokir dan menolak akses jika menemukan lalu lintas mencurigakan atau lalu lintas yang memiliki indikasi sebagai ancaman untuk keamanan website.
Web application firewall memiliki 3 kategori, yaitu :
1. Network-based WAF
Pada umumnya Network-based WAF merupakan firewall yang memanfaatkan perangkat keras. Karena diinstal secara lokal, sistem ini dapat meminimalkan jumlah latency. WAF berbasis network biasanya akan membutuhkan biaya yang tinggi, storage, serta maintenance untuk perangkat fisik.
2. Host-based WAF
WAF berbasis host di-deploy secara langsung ke hosting server dan dapat diintegrasikan ke dalam kode aplikasi. WAF kategori ini menawarkan lebih banyak kemampuan untuk bisa dikustomisasi.
3. Cloud-based WAF
WAF berbasis cloud sangat mudah untuk diimplementasikan. WAF berbasis cloud biasanya menawarkan instalasi turnkey untuk membantu mengarahkan lalu lintas.
23. Text Editor
Text Editor adalah suatu software aplikasi atau suatu program komputer yang memungkinkan kalian sebagai penggunanya untuk membuat, mengubah atau mengedit file teks yang ada berupa text biasa. Text editor ini sebenarnya bisa digunakan untuk membuat program komputer dan mengedit source code dari bahasa pemograman. Selain itu, text editor juga bisa dimanfaatkan untuk membuat halaman web atau template web design dan juga membuat aplikasi tertentu. Software aplikasi satu ini memang secara umum ditujukan untuk mempermudah aktivitas pemrograman.
Text Editor memiliki fitur-fitur sangat kecil dan sederhana. Namun ada juga beberapa text editor kini sudah menawarkan fungsi luas dan kompleks. Apa saja contohnya? Unix dan Linux adalah contohnya. Dalam sistem operasinya sudah tersedia Editor VI (atau varian), tapi banyak juga yang mencakup editor Emacs. Sementara sistem operasi dari Windows itu sendiri menyediakan Notepad standar. Walaupun sudah tersedia secara bawaan, banyak programmer lebih menyukai text editor lainnya yang memang fiturnya lebih banyak atau lengkap.
24. VPS
Virtual Private Server (VPS) adalah sebuah tipe server yang menggunakan teknologi virtualisasi untuk membagi hardware server fisik menjadi beberapa server virtual yang di hosting di infrastruktur fisik yang sama. Di jaman dahulu, sistem administrator secara tradisional hanya memiliki satu server fisik dan hanya digunakan untuk satu tujuan saja. Sementara virtualisasi menawarkan kemudahan untuk meng-host beberapa server pada satu server fisik. Setiap server dapat memiliki tujuan mereka sendiri dan sistem operasi yang berbeda satu sama lain.
Hal ini dapat membantu mengimprovisasi tingkat fleksibilitas yang tersedia pada administrator sistem dalam hal pemilihan konfigurasi software yang dapat mereka jalankan. Selain itu, ini juga dapat memberikan keuntungan yang signifikan dalam hal skalabilitas dari daya pemrosesan (processing power), RAM, dan disk space dengan biaya yang lebih rendah daripada menggunakan hardware fisik tradisional.
Cara kerja
Alur kerja VPS dimulai dari server fisik berupa komputer. Server fisik ini adalah tempat di mana anda dan seluruh user lain menyimpan file dan database yang dibutuhkan untuk website yang akan di hostingkan. Nantinya, browser yang digunakan oleh pengunjung website anda akan mengirimkan permintaan kepada server, untuk kemudian server mentransfer file yang diinginkan ke pengunjung melalui internet. Nah, pada saat proses menerima dan mengirimkan kembali itulah VPS bekerja. Jadi pengguna akan mendapatkan respons dari VPS yang mana berkaitan langsung dengan server fisik dan memberikan file yang diminta tersebut melalui internet. VPS berguna sebagai peniru server fisik yang bersifat pribadi dan tidak terpengaruhi oleh VPS-VPS lain dalam satu server.
25. Hosting
Hosting adalah layanan berbasis internet yang menyediakan sumber daya atau resource untuk disewakan sebagai tempat menyimpan data atau tempat menjalankan aplikasi atau website ditempat terpusat yang disebut dengan server sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS.
Cara kerja
Ketika Anda ingin mengakses suatu website, maka Anda perlu mengetikkan alamat website pada browser yang Anda gunakan. Kemudian, perintah dari browser akan diteruskan internet ke server hosting untuk dieksekusi sesuai permintaan. Hasil dari aktivitas ini adalah tampilan gambar dan informasi website yang ingin diakses, yang akan diteruskan oleh internet agar dapat tampil pada browser Anda. Sehingga Anda mendapatkan tampilan halaman website yang Anda butuhkan.
26. Dedicated Server
Dedicated server adalah sebuah layanan penyewaan penyimpanan data pada sebuah server secara penuh hanya untuk satu orang user saja. Artinya seorang user bisa mengotrol sebuah rak server secara penuh tanpa dibagi. Beda dengan layanan hosting atau layanan VPS, pada Dedicated Server, anda menyewa sebuah server sehingga anda punya akses penuh terhadap server tersebut.
Komentar
Posting Komentar