Social Media Marketing LinkedIn

 







Sejarah LinkedIn

Pada tahun 2002, Linkedin mulai dirintis, dengan pendirinya (co-founder) Reid Hoffman dan situs ini secara resmi diluncurkan pada 5 Mei 2003. Reid sendiri sebelumnya memang pengalaman bekerja dan berada di dewan direksi Google, Ebay dan PayPal, sehingga memiliki rekam jejak yang terbukti sebelum ikut invest di putaran pertama Linkedin dan akhirnya listed di bursa efek New York, Ini juga menjelaskan beberapa integrasi hebat antara Google dan Linkedin.  Linkedin juga termasuk salah satu platform sosial arus utama tertua, lebih tua dari YouTube. Facebook, dan Twitter.

Di tahun 2005, Linkedin mulai masuk ke mode bisnis dengan meluncurkan pekerjaan dan opsi langganan berbayar, dan pindah ke kantor yang lebih besar. Selanjutnya di tahun 2006 meluncurkan profil publik sebagai catatan karir Anda saat ini dan masa lalu. Reid Hoffman memfokuskan untuk fokus mengembangkan produk. Di tahun 2012, CEO Jeff Weiner berfokus untuk membuat Linkedin lebih sederhana. Dari setiap perubahan dan mengalami vrslam fitur aplikasi ini selalu membuat peningkatan terhadap pengguna yang aktif. Hingga saat ini terdapat hampir 800 juta pengguna aktif yang tersebar ke lebih dari 200 negara di seluruh dunia.


Fitur Utama

1. Berbagi Postingan

Fitur ini digunakan untuk membagikan postingan atau konten yang berbentuk video, foto, tulisan juga acara. Selain itu juga postingan yang dibagikan bisa berupa postingan milik sendiri atau milik pengguna lain. Cara untuk menggunakan fitur ini yaitu dengan mengisi form yang telah disediakan seperti Judul artikel, foto, video, tulisan, kutipan, dan sebagainya.

2. Terhubung dengan Jaringan


Fitur ini digunakan untuk menghubungkan satu akun ke akun lainnya. Pengguna aplikasi ini bisa saling terhubung dengan cara mengklik tombol bertuliskan connect pada akun yang ingin diikuti. Dengan fitur ini pengguna bisa mendapatkan rekomendasi akun yang sesuai dengan kebutuhan dan juga bisa mengikuti akun lain yang anda inginkan seperti mengikuti akun CEO perusahaan atau Founder dari perusahaan startup.

3. Temukan Pekerjaan


Fitur ini membantu untuk memudahkan dalam mencari pekerjaan yang sesuai. Pekerjaan tersebut sesuai dengan yang ditulis pada profil dari akun pengguna. Fitur ini memberikan rekomendasi pekerjaan menurut posisi beserta kota atau daerah yang diinginkan. Juga memberikan rekomendasi yang sesuai dengan profil yang telah diisi oleh pengguna akun yang sedang mencari pekerjaan.

4. Pesan instan


Fitur ini sama secara umum dengan social media lainnya dimana pengguna bisa mengirim pesan chat sebagai sesama pengguna. Selain melakukan percakapan melalui chat pengguna juga bisa melakukan video call atau pertemuan online dengan layanan lain yang terhubung seperti microsoft teams atau zoom. Dalam mengirim pesan pengguna tidak hanya bisa mengirim pesan berupa teks, tapi juga bisa mengirim pesan dengan animasi gift, emoji, gambar, ataupun file.

5. Akun Premium


Fitur ini merupakan fitur berbayar dimana ketika seseorang menginginkan fitur yang lebih intens. Fitur ini digunakan untuk kebutuhan pengguna yaitu: bisnis, karir, penjualan, dan perekrutan. Keintungan yang ditawarkan yaitu berupa pesan langsung kepada perekrut, informasi pelamar, penjelajah rahasia, siapa yang melihat profil anda, pelamar unggulan, kursus video online.



Fitur Marketing

1. Advertise on LinkedIn

Fitur ini dapat memudahkan dalam penargetan audiens ideal berdasarkan ciri-ciri seperti jabatan pekerjaan, lingkupan kerja, industri, geografi, umur, gender, nama perusahaan, besarnya perusahaan dan grup Linkedin.

2. Content Ads

Fitur ini memungkinkan Anda menampilkan beberapa iklan dalam satu sidebar widget.

3. Konten Ads Slide Share

Anda dapat memanfaatkan Linkedin untuk menampilkan file presentasi Anda, infografik, dokumen dan artikel. Slide share ini memudahkan Anda untuk memahami wawasan atau pengalaman dari kalangan professional.

4. Sponsored InMail

Sponsored InMail adalah pesan personal dengan kapasitas lebih luas yang merupakan bentuk copy dari co-branded landing page, unit Ads, dan CTA. InMail ini dikirimkan kepada anggota utama Linkedin dalam inbox sehingga meningkatkan visibility rate dan open rate.

5. Social Ads

Social Ads adalah cara efektif untuk mendorong anggota Linkedin berbagi pesan dan rekomendasi produk Anda. Social Ads ini membuat anggota lebih mudah untuk berbagi update dan cerita dalam komunitas serta memastikan tingkat engagement antar anggota tinggi.

6. Follow Company Ads

Fitur ini dapat memperluas data profil anggota untuk menyampaikan pesan oersobal. Hal ini memudahkan perusahaan untuk menargetkan kalangan professional, meningkatkan awareness terhadap halaman perusahaan, dan mengkonversinya menjadi followers yang loyal.

7. Featured Company Ads

Featured Company diasosiakan dengan halaman perusahaan Anda dan Anda dapat menampilkan link terhadap halaman produk dan pekerjaan dalam halaman perusahaan Anda. Hal ini dapat meningkatkan engagement dari unit Ads Anda dan memperluas networking untuk meningkatkan ketertarikan.

8. LinkedIn Group Ads

Ads ini dapat meningkatkan keanggotaan grup yang menampilkan audience dengan informasi yang lebih spesifik untuk membangun pesan lebih personal, menyampaikan rekomendasi grup dan membangun kepercayaan melalui co-branded template yang digunakan dalam Linkedin endorsement.

9. Spotlight Ads

Ini merupakan Ads khusus yang dapat memperluas gambar profil anggota namun dapat dihubungkan dengan landing page Ads. Ads ini seperti konten dalam halaman dan tidak menggunakan format tradisional. Karena Ads ini menyatu dengan konten sehingga orang tidak akan sadar bahwa itu adalah sebuah Ads.

10. Ad Targeting

Anda dapat menargetkan audiens berkualitas dalam konteks profesional. Fitur ini dapat menargetkan vfengan tepat seperti sesuai jabatan, nama perusahaan, industri, dan menurut minat profesional atau pribadi mereka.

11. LinkedIn Audience Network

Fitur ini dapat membantu Anda mencapai jutaan profesional di beberapa titik kontak di jaringan LinkedIn.

12. Sponsored Messaging

Fitur ini dapat menjangkau audiens secara pribadi dengan menyampaikan pesan interaktif yang memudahkan prospek untuk mendapatkan konten dan penawaran yang mereka inginkan dengan cara membagikan pendaftaran acara, promosikan uji coba produk gratis, atau beri tahu mereka tentang penawaran Anda.

13. Text Ads

Iklan Teks adalah iklan bayar per klik (PPC) atau biaya per tayangan (BPS) yang sederhana namun menarik.

14. Dynamic Ads

Fitur ini dapat menarik perhatian dengan iklan hasil personalisasi yang menampilkan data profil pengguna LinkedIn. Iklan Dinamis memungkinkan Anda mengirim pesan yang sangat bertarget, memperkenalkan dan mengembang kesadaran merek terhadap audiens Anda. Hal ini dapat menghasilkan keterlibatan yang lebih tinggi dan peningkatan rasio konversi.


Proses Marketing di Platform LinkedIn

1. LinkedIn sebagai Alat Digital Marketing


LinkedIn merupakan tempat berkumpulnya para profesional, berbeda dengan media sosial lain yang lebih sering digunakan sebagai ajang mencari teman. LinkedIn merupakan media sosial yang dapat digunakan untuk mencari kerja, membangun relasi dan kemitraan, serta meningkatkan branding dan dapat digunakan sebagai alat digital marketing. Melalui LinkedIn, kita dapat membuat jejaring baru dan mendapatkan koneksi baru dengan beragam profesi. Hal ini tentu meningkatkan peluang Anda mendapatkan calon pelanggan potensial yang baru untuk mengembangkan bisnis Anda.

2. Buat Profil Usaha


Buat profil khusus tentang usaha Anda yang berisi tentang deskripsi bidang usaha, jenis layanan dan produk yang ditawarkan, waktu berdirinya perusahaan, dan berbagai informasi lain yang berkaitan dengan bidang usaha Anda.

Cara membuat akun bisnis pada LinkedIn sangat mudah, semudah membuat akun personal di LinkedIn. Anda bisa menemukannya di laman utama LinkedIn. Selanjutnya cari fitur Business Service, Anda akan diarahkan untuk mengisi berbagai informasi penting yang berkaitan dengan perusahaan Anda.

3. Manfaatkan Fitur Polling


Anda dapat memanfaatkan fitur polling LinkedIn untuk membuat perusahaan Anda semakin populer di LinkedIn. Fitur ini dapat membantu Anda memilih target konsumen, serta mendapatkan jangkauan yang lebih luas dengan mendistribusikannya melalui platform lain.

4. Buat Konten yang Menarik dan Istimewa


LinkedIn bisa menjadi kanal yang tepat untuk mempromosikan usaha Anda jika Anda memanfaatkannya secara tepat. Salah satu caranya yaitu dengan mengunggah konten yang menarik dan istimewa. 

5. Bangun Relasi


LinkedIn dapat menjadi alat digital marketing yang efektif jika Anda dapat membangun relasi yang luas. Anda harus proaktif  untuk mendapatkan koneksi yang potensial dan relevan dengan bisnis Anda. Anda dapat membangun koneksi tidak hanya dengan orang yang Anda kenal, Anda dapat membuat koneksi dengan siapapun yang masuk ke dalam radar bisnis Anda.

6. Berpartisipasi Aktif di Dalam Grup


Jika Anda tergabung di dalam sebuah grup, berpartisipasi aktiflah di dalam grup. Grup bisa menjadi lahan yang efektif untuk mendengar pendapat orang lain mengenai sesuatu, sekaligus menjadi tempat berinteraksi atau menawarkan saran dengan sisipan promosi tentang usaha Anda.

7. Membuat Grup


Selain berpartisipasi aktif di grup milik orang lain, Anda juga dapat membuat grup sendiri untuk meningkatkan branding usaha Anda. Grup dapat berisi forum komunikasi sesama pelaku usaha maupun grup yang menjadi tempat saling bertukar informasi.

8. Gunakan Fitur Pembaruan Status


Anda dapat menggunakan fitur pembaruan status untuk membagikan pengumuman yang dapat meningkatkan engagement dengan para pelanggan Anda, misalnya pengumuman promosi, giveaway, rilis produk baru dan lainnya.

9. Minta Rekomendasi dari Pelanggan


Mintalah rekomendasi atau testimoni dari pelanggan Anda. Ulasan yang diberikan oleh para pelanggan akan muncul di bawah profil perusahaan. Semakin banyak ulasan bagus yang ditinggalkan oleh para pelanggan di profil Anda, tentu meningkatkan brand perusahaan Anda dan membuat calon pelanggan baru yakin dengan profil perusahaan Anda.

10. Personalisasi Tautan Url LinkedIn


Setiap pengguna LinkedIn tentu memiliki tautan url masing-masing. Anda dapat membagikan tautan url Anda atau saling bertukar tautan url LinkedIn dengan klien potensial yang Anda temui di kalangan profesional.

11. Beriklan


Anda juga dapat memacu laju marketing Anda di LinkedIn dengan memanfaatkan iklan. Anda dapat beriklan dengan menggunakan fitur Linkend DirectAds. Anda akan diminta mengisi beberapa data terkait usaha yang ingin Anda iklankan saat menggunakan fitur ini. Beberapa data yang diperlukan antara lain target iklan berdasarkan lokasi, usia, jenis kelamin, skala industri, pekerjaan, dan lain sebagainya.


Komentar